Sosialisasi Anemia Kepada Remaja Putri

0
32

FOTO : Ist 

BATULICIN, BalarindangNews.com –Saudara, Senin (16/09/2019) di gelar Sosialisasi Advokasi Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri atau para calon pengantin di ruang rapat Loka Litbang Tanbu. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kesehatan Tanah Bumbu.

upati Tanah Bumbu H. Sudian Noor dalam sambutanya yang di bacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Andi Aminuddin mengatakan bahwa pembangunan kesehatan sejak dini merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan berdaya saing serta untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia. Anemia masih merupakan masalah kesehatan yang belum tuntas ditangani di daerah ini. Prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Kabupaten Tanah Bumbu masih terjadi. 

Hal ini, tentunya menjadi perhatian bersama, sebab jika Anemia tidak ditangani dengan baik,khususnya pada remaja putri calon pengantin, dapat berdampak panjang baik bagi dirinya maupun anaknya kelak. “Untuk itu, kami sangat berharap komitmen kita semua, terkhusus kepada para peserta Advokasi Pencegahan dan Penanggulangan Anemia, untuk mampu mengintegrasikan program kegiatan dan langkah lain yang dibutuhkan, dalam mengupayakan pencehagan terjadinya anemia pada remaja putri. Sehingga nantinya, ketika mereka menikah, akan melahirkan generasi penerus yang sehat dan cerdas, sebagai modal dasar pembangunan di Bumi Bersujud,” harap Bupati. 

Secara terpisah, Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinkes Tanbu Nurliana dalam laporanya menyampaikan kegiatan sosialisasi diikuti oleh Petugas Kesehatan se Tanah Bumbu, KUA Se Tanah Bumbu dan Para Camat se Tanah Bumbu. “Kegiatan ini bertujuan agar peserta yang mengikuti kegitan ini dapat menjadi peyalur informasi kepada remaja putri khususnya para calon pengantin, agar dapat mengurangi resiko anemia di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya. 

Nurliana juga menjelaskan, anemia adalah suatu keadaan kadar oksigen dalam darah yang disebabakan oleh kekurangan asupan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. Remaja dalam masa pertumbuhan sangat membutuhkan zat-zat gizi, misalnya protein dan energi yang lebih banyak di banding dengan kelompok umur lain. 

Namun saat ini, banyak remaja yang hanya suka mengkonsumsi makanan tertentu, sehingga tubuhnya tidak mendapatkan asupan gizi yang bervariasi. Dengan ketidakberagaman makanan yang dikonsumsi dapat memicu penurunan produksi sel darah merah, sehingga mudah untuk terjadi anemia. Kalau kurang darah juga berakibat berkurangnya kecerdasan. 

Kebutuhan zat besi pada remaja putri lebih tinggi karena dibutuhkan untuk mengganti zat besi yang hilang pada saat menstruasi. Remaja putri juga merupakan kelompok usia produktif yang dipersiapkan menjadi calon ibu. 

Mereka adalah penentu kualitas generasi berikutnya. Apabila tidak diimbangi dengan pola makan dan gizi seimbang, gaya hidup seperti diet dan kurang sukanya mengonsumsi sayuran adalah beberapa hal yang menjadi pemicu bertambahnya penderita anemia di kalangan remaja putri. Jika tak segera di atasi, anemia pada remaja putri akan sangat mempengaruhi perkembangan organ reproduksi. Diharapkan, dengan adanya sosialisasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua, khususnya bagi para remaja,  dalam rangka mengatasi anemia di kalangan remaja.*(BNews)