Status Tenaga Kontrak dan Honorer Terancam

    0
    6

    FOTO : Ist 

    BATULICIN,BalarindangNews.com-Senin (04/11) kemarin, H.Rooswandi Salem,S.Sos,MM selaku Seketaris Daerah kabupaten tanah Bumbu menegaskan, “agar seluruh SKPD membenahi pola dan sistem manajeman kepegawaian di Bumi Bersujud. Rakor mempunyai fungsi dan makna penting dalam memberikan informasi atas upaya pemerintah tentang keadaan Bezetting masing-masing SKPD dan Manajemen Tenaga Kontrak.,”tegas Rooswandi. Saat pelaksanaan rekor kepegawaian oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang diselenggarakan di Gedung PKK Kapet Simpang Empat.

    Diharapkan hasil yang dirumuskan dalam rakor tersebut mampu memberikan kontribusi guna meningkatkan sinkronisasi dan sinergitas program dan kegiatan dibidang administrasi pelayanan kepegawaian (ASN). Dan para peserta rakor agar bersunggunh sungguh dan memberikan masukan dan saran kontroktif, sehingga agar rakor tersebut mampu menghasilkan rumusan yang berkontribusi bagi Tanah Bumbu. 

    “Perlu evaluasi agar dapat menghasilkan kesepahaman bersama dalam penempatan ASN, yang sesuai dengan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK pdan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah,” kata Sekda. 

    Sementara itu Kepala BKD Tanah Bumbu Dahliansyah melaporkan, rakor tersebut untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan koordinasi pemerintah daeran dengan seluruh SKPD di Tanah Bumbu, “salah satu yang menjadi pembahasan dalam rakor, adalah masalah status dan kedudukan tenaga kontrak atau pegawai honorer yang ada dilingkungan Kabupaten Tanah Bumbu,”kata Dahliansyah.*(BNews)