Disdukcapil : Sudah 1.008 Pasutri Dikawinkan Secara Massal Sidang Isbad

    0
    22

    FOTO : Ist 

    BATULICIN,BalarindangNews.com-Pemerintah kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) bekerjasama dengan Kantor Pengadilan Agama Tanbu menggelar sidang Isbad atau Nikah massal bagi sekitar 83 pasangan suami istri (pasutri) di Aula Mahligai Bersujud, Simpang Empat, Kamis (05/12/2019) kemarin.

    Sedikitnya 83 pasutri ini dari beberapa kecamatan diantaranya,seperti dari Kecamatan Satui 16 pasutri, Kecamatan Angsana 5 pasutri, Kecamatan Sungai Loban 5 pasutri, Kecamatan Kusan Hilir 10 pasutri, Kecamatan Batulicin 2 pasutri, Kecamatan Simpang Empat 10 pasutri, Kecamatan Karang Bintang 5 pasutri, Kecamatan Mantewe 10 pasutri, Kecamatan Kusan Hulu 10 pasutri dan Kecamatan Kuranji 10 pasutri. 

    Patut mendapat apreasiasi kegiatan ini, dalam rangka negara memberikan kepastian hukum dan perlindungan pada keluarga, terutama bagia anak dalam kaitannya dengan dokumen admistrasi yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, sekolah, maupun dalam pekerjaan.

    Sesuai undang undang tentang perkawinan negara menjamin hak warga untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui keluarga yang sah. Melalui kawan massal ini maka setiap keluarga akan memiliki hidup, tumbuh, dan berkembang juga lebih terjamin. 

    Kepala Disdukcapil Kab Tanbu diwakili Kepala Seksi Perkawinan dan perceraian, Nurman dalam laporannya menyampaikan sidang isbat dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan adminstrasi kependudukan,dimana sebelumnya perkawinan mereka baru sah secara agama tapi belum menurut negara.Masyarakat juga dihimbau agar seluruh warga proaktif lakukan pengurusan dokumen kependudukan. Ini semua untuk kebaikan warga sendiri karena banyak bantuan mengharuskan adanya dokumen kependudukan lengkap. 

    Secara terpisah, Supartin selaku Kabid Kependudukan dan Catatan Sipil, berharap, “dengan dilaksanakannya sidang isbat nikah tersebut, pasangan yang telah menikah tidak hanya sah secara hukum agama namun juga resmi tercatat dalam adminstrasi kependudukan, kepada para pasangan yang telah mendapatkan keabsahan nikah untuk selalu menjaga kehidupan keluarga yang harmonis dan mengharap ridho Allah dan terwujud keluarga sakinah mawaddah warahmah,” harap Supartin. 

    Dari data Disdukcapil telah diselenggarakan kegiatan Isbat Nikah sejak tahun 2014 sebanyak 85 pasutri, Tahun 2015 sebanyak 150 pasutri, Tahun 2016 sebanyak 300 pasutri, Tahun 2017 sebanyak 200 pasutri, Tahun 2018 sebanyak 190 pasutri dan Tahun 2019 sebanyak 83 pasutri dengan total 1.008 pasutri. *(BNews)