Pelaksanaan Pembangunan Dalam RPJMD Dapat Diminimalisir.

0
48

BATULICIN,BalarindangNews.com-saudara, Kamis (14/10) kemarin, Hj Mariani selaku Asisten Pemerintahan dan Kesra kab Tanah Bumbu (Tanbu) mengatakan, “berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 14 instrumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) wajib dilaksanakan untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah atau Kebijakan Rencana Program (KRP), kata Mariani, saat menggelar Forum Grup Discussion (FGD) Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2024 bertempat di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat.Tanbu sedang dalam proses penyusunan RPJMD Tahun 2021-2024. Oleh karena itu, Pemkab Tanbu menyiapkan KLHS guna memastikan bahwa muatan yang ditetapkan dalam RPJMD Tanbu Tahun 2021-2024 telah mempertimbangkan prinsip pembangunan berkelanjutan berdasarkan indikator-indikator. Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) sehingga diharapkan pengambilan keputusan Kepala Daerah nantinya telah matang serta dampak atau risiko lingkungan yang berpotensi timbul akibat pelaksanaan pembangunan dalam hal ini RPJMD dapat diminimalisir.

Pada FGD KLHS RPJMD tersebut, menghadirkan narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat yakni Prof. Dr. Ir. H. Syarifudin Kadir, M.Si dan Dr. Ichsan Ridwan, S.Si, M.Kom. Sedangkan para peserta FGD terdiri dari Pejabat Lingkup Pemkab Tanbu, dan pihak terkait lainnya. *(BNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

two × 5 =