Sekda Tanbu Izinkan Mudik Lebaran, Ini Syaratnya

0
40

BATULICIN, BalarindangNews.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) menegaskan tidak boleh mudik selama masa larangan mudik berlaku. Sekretaris Daerah (Sekda) Tanbu, H. Ambo Sakka mengatakan, kebijakan ini berlaku untuk seluruh masyarakat, namun meski adanya larangan tersebut,  Sekda tetap memberikan izin mudik dengan pengecualian. “Karena ada larangan mudik, semua tidak boleh mudik, dengan pengecualian, misalnya istri melahirkan. Bagi istri yang melahirkan silahkan, tapi jangan dibuat-buat atau ada alasan penting misalnya orang tua sakit dan bisa dibuktikan dan dibenarkan minimal ijin pejabat Esselon II,” jelas Ambo Sakka, Senin (03/05/2021).

Dia menuturkan, Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan larangan untuk seluruh masyarakat termasuk pekerja pemerintahan agar tidak mudik saat Lebaran.

Kebijakan itu, kata dia, berlaku bagi mereka yang mudiknya ke luar daerah misalkan dari kota ke kota lain di berbagai daerah di Indonesia, sementara dalam satu daerah misalkan Kabupaten Tanh Bumbu masih diperbolehkan mudik.

Ambo Sakka juga memaparkan, merujuk Peraturan Menteri Keuangan, ASN di Kabupaten Tanah Bumbu akan diberikan THR. Sesuai arahan Presiden RI, maka THR sudah harus diterima minimal 10 hari sebelum lebaran.

Menurutnya, kalau dianalisisa hal demikian ada kolerasi yang signifikan dengan larangan mudik, dimana THR yang didapat sepatutnya dibelanjakan di daerah tempat bekerja khususnya wilayah Tanah Bumbu.

“Yang jelas uang itu akan beredar di Tanah Bumbu, disamping itu pihaknya sudah membuat edaran bagi ASN maupun non ASN dengan larangan Mudik. Kemarin kami sudah keluarkan edaran pada tanggal 24 April sampai 25 Mei 2021,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membatasi mobilisasi masyarakat Tanah Bumbu yang tinggal di zona merah Covid-19 selama masa larangan mudik. Pengawasan mobilitas masyarakat di daerah tersebut pun dilakukan dengan ketat.*(BNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

11 − 10 =