Pemkab Tanbu Ikuti Rakor Pengendalian Covid-19

0
15

BATULICIN, BalarindangNews.com – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) dr. HM Zairullah Azhar yang mewakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Rahmat Prapto Udoyo digelar oleh pejabat dilingkup Pemkab Tanbu Mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang terkait upaya pengendalian Covid 19 dalam bidang usaha perekonomian secara virtual di ruang Digital Live Room (DLR), Lantai 4, Kantor Bupati Tanbu, Rabu (16/06/2021).

Rakor kali ini membahas untuk membahas mengenai langkah-langkah pemulihan ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19.

Rakor dipimpin Pj. Gubernur Kalsel Safrizal, ZA, dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Rikwanto, Danrem Brigjen Firmansyah, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, pelaku usaha dan jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel serta pemerintah kabupaten/kota.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengatakan penanganan Covid 19 dan pemulihan perekonomian perlu keseimbangan.

“Yang kita hadapi bukan hanya degradasi angka ekonomi tapi juga bencana kemanusiaan,” ucap Safrizal.

Ia memberikan apresiasi kepada semua pihak atas penanganan Covid 19 sejauh ini, sehingga tidak ada gejolak.

Dijelaskan Safrizal, ada 5 daerah di Kalsel yang memiliki risiko sedang, selebihnya berisiko rendah. Tentu yang berisiko rendah harus dilakukan percepatan ekonominya.

“Angga kematian di Kalsel juga masih diatas rata-rata nasional. Namun kita harus tetap melakukan pengujian, sembari terus melakukan upaya pemulihan ekonomi,” kata Safrizal.

Sesuai Arahan presiden RI, Kalsel juga melaksanakan strategi gas dan rem dalam ekonomi saat menekan angka penyebaran Covid 19.

“Ekonomi Kalsel tahun 2020 lalu tertekan dalam, hingga minus 1,8 persen. Namun sampai 2021 membaik walau masih minus yaitu minus 1,25 persen,” kata Safrizal.

Target kwartal kedua tahun 2021 harus sudah bisa positif. Dimana itu positif 0,5 persen atau berapa, yang jelas pihaknya menargetkan sudah harus mencapai pertumbuhan ekonomi positif.

“Melalui Rakor ini kita dalam rangka peningkatan perekonomian,” ungkap Safrizal.

Sementara jelasnya, pada akhir tahun 2021 nanti ditarget positif 2 atau 3 persen. Sementara sektor yang diharapkan bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi adalah sektor tambang, perkebunan dan pertanian.

Yang menjadi kendala tingkat kepatuhan pakai masker dan jaga jarak masih dibawah nasional.

“Kita harus terus kampanyekan protokol kesehatan, perekonomian tetap kita dorong tapi jaga disiplin prokes,” harap Safrizal.

Ia juga menginstruksikan jangan sampai ada hambatan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.*(BNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

1 × 3 =