Pemkab Tanbu Sosialisasi Penerapan PPKM Level 3

0
21

BATULICIN, BalarindangNews.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) mulai melakukan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara serentak di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu, pada Senin (02/08/2021).

Kondisi dan situasi pandemi COVID-19 yang saat ini terus meningkat memerlukan kebijakan yang tegas dan terukur. Hal ini tentunya selaras dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menekan angka kasus COVID-19. Sosialisasi perlu dilakukan mengingat sejumlah aturan dalam PPKM Level 3 jauh lebih ketat dibandingkan aturan-aturan yang pernah dikeluarkan, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga PPKM Berskala Mikro.“Tanah Bumbu sekarang sudah berada di level 3, sedikit lagi kita bisa naik ke level 4. Karenanya kita terus berusaha, agar kondisi ini bisa turun,” jelas Zairullah dalam kegiatan sesialisasi tersebut.

Bupati Tanah Bumbu dr. H. M. Zairullah Azhar yang didampingi Anggota DPRD Tanbu dan beberapa pejabat SKPD melaksanakan sosialisasi itu di Kantor Kecamatan Angsana. Sementara SKPD lainnya ikut menyebar melaksanakan sosialisasi di kecamatan lainnya. Kegiatan itu menghadirkan Plt Camat Angsana beserta unsur Muspika, seluruh Kepala Desa, tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan perusahaan yang ada di wilayah itu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Zairullah menjelaskan status Tanah Bumbu yang telah melaksanakan PPKM Level 3. Di saat kasus Covid 19 yang trendnya terus naik di Indonesia, beberapa wilayah telah memberlakukan PPKM Level 4. Termasuk Kalimantan Selatan, yaitu Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru.

Lebih lanjut Zairullah menjelaskan, setelah melakukan rapat khusus dengan Gugus Tugas Covid 19 ditingkat Kabupaten, maka dianggap perlu meningkatkan peran serta semua pihak agar pencegahan penyebaran Covid 19 bisa ditekan, terutama ketelibatan Pemerintah Desa.

Dengan keterlibatan hingga ditingkat desa, maka deteksi dini dan pencegahan bisa dilakukan secara lebih efektif. Kepala Desa menjadi kunci suksesnya kegiatan itu.

Desa juga diharapkan memiliki tempat khusus yang representatif bagi pasien terkonfirmasi Covid 19 yang melakukan isolasi mandiri, agar penyebaran lebih jauh bisa dicegah. Sedangkan pasien yang harus dirawat, bisa dirujuk ke Rumah Sakit yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah.

Dalam prosesnya ujar Bupati, Pemerintah Desa bisa menggunakan Dana Desa dalam menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan. Seperti penyediakan makanan, obat dan vitamin bagi pasien dan pandamping pasien dan keperluan terkait lainnya.

Dalam sosialisasi itu, Bupati Zairullah Azhar juga berkesempatan berdiskusi dengan peserta tentang langkah-langkah terbaik yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah bersama pihak lainnya dalam penanganan pandemi Covid-19.*(BNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

20 + six =