Serius Tangani Covid 19, Zairullah Resmikan RS Darurat

0
15

BATULICIN, BalarindangNews.com – Senin (09/08/2021), Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) dr. H. M. Zairullah Azhar, M. Sc meresmikan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) yang berlokasi di Kelurahan Gunung Tinggi dekat dengan pusat perkantoran, tepatnya di samping Masjid Agung Nurusalam. Peresmian rumah sakit ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab Tanbu menangani Covid 19, dan diharapkan dapat membantu menanggulangi gelombang baru Covid-19 yang melanda di Tanah Bumbu.

Acara peresmian Rumah Sakit Darurat Covid 19 tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Ambo Sakka, Seluruh Kepala SKPD dijajarn Pemkab Tanbu dan seluruh Kepala Puskesmas se-Tanah Bumbu.

Bupati Tanah Bumbu dr. H.M Zairullah Azhar dalam sambutannya usai meresmikan rumah sakit darurat tersebut mengatakan, dalam situasi pandemi covid-19, Tanah bumbu dalam satu bulan terakhir ini terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, “kita mengantisipasi dengan cara membuat rumah sakit darurat ini, sebab rumah sakit umum daerah tidak mampu lagi untuk menampung,” kata Bupati.

Rumah sakit darurat khusus untuk Covid-19 ini dulunya merupakan Gedung Mahligai bersujud dan saat ini digunakan menjadi rumah sakit darurat Covid-19. Adapun kapasitas yag mampu di tampung oleh rumah sakit darurat ini mencapai 104 pasien dengan tempat tidurnya sebanyak 26 kamar, tiap kamarnya berisi 4 bed, dengan total keseluruhan 104 tempat tidur dan ditambah dengan ruangan tenaga medis.

Gedung mahligai tersebut dijadikan rumah sakit darurat oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanah Bumbu. Selain itu, Desa dan kecamatan saat ini juga sudah menyiapkan rumah karantina.

Untuk fasilitas rumah sakit darurat ini juga akan terus penuhi guna kenyamanan pasien covid. Sehingga saat mereka dirawat, bisa segera sembuh.

Meski telah ada Rumah Sakit Darurat Covid, namun Bupati juga berharap agar masyarkat lebih sadar akan pentingnya protokol kesehatan sehingga tidak mudah terpapar dengan virus Covid-19.

Saat ini banyak pihak perusahaan yang menjadi penyumbang Covid-19 cukup tinggi setelah mereka melakukan, cuti dan kunjungan kerja keluqr daerah.

“Harusnya ketika dari kunjungan atau cuti ditiadakan, apabila itu urgent harus dikarantina dulu oleh pihak perusahaan sehingga tidak menimbulkan klaster baru terkait penyebaran Covid-19 di Tanah Bumbu,” Kata Zairullah Azhar.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tanbu, H Setia Budi, mengatakan, untuk hari ini sudah ada 10 orang pasien yang akan menempati rumah sakit darurat khsusus Covid ini. ”Tenaga kesehatan sudah kita standbykan di rumah sakit darurat ini, Sebab dalam dua bulan terakhir peningkatannya sangat signifikan, kurang lebih 685 pasien positif, meski disisi lain angka kesembuhan juga tinggi,” jelasnya.*(BNews)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

five × 3 =