19 May 2019

"Bekal" Dilupakan Saat Meninjau Banjir

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Sejumlah rumah warga terendam banjir. (FOTO:Andi Tandra Fitriadi)

TANAH BUMBU, BalarindangNews.com-Hujan yang bekepanjangan dalam dua pekan ini mengakibatkan sembilan desa dari tiga kecamatan di kab Tanah Bumbu mengalami banjir. Terlihat senin (7/3) kemarin banjir setinggi badan orang desawa ini merendam sejumlah lahan pertanian, ratusan hektar lahan sawah pertanian yang sudah ditanam dinyatakan gagal panen, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Sembilan Desa dari tiga Kecamatan yang mengalami banjir tersebut diantaranya kecamatan Kusan Hulu, yaitu desa Manuntung, Sungai Rukam, Lasung. Kemudian Kecamatan Kuranji, yaitu desa Kuranji, dan Kecamatan Kusan Hilir diantaranya desa Serdangan, Satiung, Karya Bakti, Salimuran, dan desa Pulau Tanjung.

Ratusan hektare lahan sawah terendam banjir, terlihat pada gambar Kades Serdangan Andi Tandra Fitriadi membantu petani melakukan panen lebih dini sebelum padi membusuk akibat terendam banjir, diperkirakan petani mengalami kerugian ratusan juta rupiah. (FOTO:Andi Tandra Fitriadi)

Dari hasil investigasi yang dihimpun oleh Tim BalarindangNews.com dilapangan, sedikitnya 134 Hektar lahan sawah pertanian terendam banjir, sebagian tanaman padi dilahan persawahan yang sudah berbuah terpaksa dipanen lebih dini sebelum padi yang terendam disawah membusuk. Hal ini dilakukan karena curah hujan yang semakin meningkat dengan perubahan iklim yang tidak menentu. Selain tingginya curah hujan, volume debit air di sungai juga mengalami peningkatan, sehingga sungai yang ada di kecamatan tersebut tidak dapat menampung datangnya curah hujan.

Meski pemerintah daerah yang turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi beberapa desa yang mengalami banjir, namun hanya sekedar meninjau dan mengetahui. Berbeda dengan harapan masyarakat yang mengalami musibah banjir, mereka mengharapkan bantuan berupa sandang dan pangan yang di pergunakan sehari-hari dalam kehidupannya ditengah kepungan air.

Wakil Bupati Tanbu H. Sudian Noor bersama rombongan dan dinas terkait meninjau lokasi banjir di beberapa desa dari tiga kecamatan. (FOTO:Andi Tandra Fitriadi)

Secara terpisah, Andi Tandra Fitriadi selaku Kepala Desa Serdangan kec Kusan Hilir mengatakan, “kemarin ada wakil Bupati H. Sudian Noor dengan beberapa dinas terkait datang ke lokasi untuk meninjau daerah banjir, dan belum ada memberi bantuan kepada masyarakat yang dilanda banjir” kata Andi.

Hal itu berbeda dengan keinginan masyarakat, mereka mengharapkan kedatangan wakil Bupati bersama rombongan untuk memberikan bantuan secara langsung berupa makanan, selimut, dan obat-obatan sehingga dapat membantu mengurangi beban penderitaan, meski hanya pada saat musibah banjir itu.

Diketahui bahwa, daerah Tanah Bumbu setiap tahunnya menjadi langganan banjir, terutama daerah yang berpotensi menjadi genangan air hujan, seperti desa tersebut diatas. Oleh karenanya pemerintah daerah kedepannya perlu mengevaluasi tindakan-tidakan dalam mengatasi musibah banjir. “Untuk menanggulangi banjir ini, pemerintah lebih memprioritaskan desa yang tertinggal seperti sembilan desa ini yang sering dilanda banjir,” tegas Andi Tandra.

Andi Tandra Fitriadi yang akrab dalam sapaannya dipanggil Andi ini menyampaikan harapannya kepada pemerintah, “pemerintah daerah kiranya dapat menyediakan saluran irigasi, lantai jemur untuk pertanian, jalan desa, dan lampu penerangan desa,” pinta Andi.*(ES/BNews) 

Popular1

Popular2

Popular3

Popular4

Popular5