21 July 2019

Dirjen Pajak Kejar Setoran Rp 500 Triliun

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Ilustrasi Pajak. ( FOTO : okezone.com)

JAKARTA, BalarindangNews.com-Sebagai upaya untuk pengamanan penerimaan pajak periode. 2017, Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Ken Dwijugiasteadi mengeluarkan instruksi kepada Kepala Kantor Wilayah di seluruh Indonesia, untuk mengaktifkan layanan komunikasi selama 24 jam, termasuk video call. Intruksi yang dikeluarkan tersebut sekaligus berlaku pada 5 Oktober 2017, dengan nomor surat INS-05/PJ/2017. Seperti yang dikutip BalarindangNews.com dari detikFinance, Senin (9/10/2017).

Dikeluarkannya instruksi tersebut, mengingat Direktorat Jendral  Pajak tengah mengejar sisa penerimaan sekitar Rp. 500 Triliun dalam waktu kurang dari tiga bulan. Waktu tersebut dirasa terlalu minim hingga terkesan kejar setoran.

Adapun tiga halAda tiga hal yang menjadi poin instruksi. Pertama, mengaktifkan selama 24 jam perangkat telepon genggam yang dilengkapi fitur panggilan video (video call) seperti Facetime dan WhatsApp video. Kedua, dalam hal penggalian potensi penerimaan pajak, pemanggilan wajib pajak yang telah mengikuti program amnesti pajak hanya boleh dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak. Ketiga, melaksanakan instruksi Direktur Jenderal Pajak dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.*(BNews/mkj/ang)

Popular1

Popular2

Popular3

Popular4

Popular5