19 May 2019

Camat Sungai Loban Fokus Perangi Stunting

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

FOTO : Ist

SUNGAI LOBAN, BalarindangNews.com – Camat Sungai Loban, Samsir, SE, MAP turut fokus mensukseskan program pemerintah mencegah penderita gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis atau stunting. Hal tersebut lantaran masih tingginya anak penderita gagal tumbuh akibat kurang gizi kronis atau stunting. " Dari 17 Desa di wilayah Sungai Loban hanya 1 desa yakni Desa Dwi Marga Utama yang tidak ditemukan Stunting, sisanya di 16 desa telah ditemukan Stunting," kata Samsir, saat ditemui awak media, Senin (13/05/2019) di rung kerjanya.

Stunting merupakan suatu kondisi di mana salah satunya dicirikan oleh anak memiliki tubuh pendek karena kekurangan gizi kronis dalam waktu cukup lama. Penyebab seorang anak mengalami stunting di antaranya karena kurangnya pemberian ASI, pengasuhan anak yang kurang tepat, infeksi, kondisi lingkungan, dan gizi pangan buruk. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun.

Pihaknya juga terus berupaya memerangi stunting yang kini menkadi momok bagi tumbuh kembang anak. “Untuk mendudukung program pemerintah, kita bersama instansi terkait Puskesmas Sebamban 1 terus inten dan akan turun langsung mensosialisasikan berkenaan Stunting dan pencegahannya ke 17 desa di wilayah Kecamatan Sungai Loban." terang Camat.

Sejumlah program dilakukan pemerintah kecamatan Sungai Loban dalam mencegah stunting, misalnya monitoring oleh puskesmas, posyandu bumil dan program lainnya. Menekankan kepada setiap keluarga untuk memfokuskan perhatian pada bumil, mulai dari dana hingga tenaga untuk kesehatan bumil tersebut. Amat penting bagi Pemerintah Kecamatan Sungai Loban memberikan perhatian pada kasus stunting. Mengingat, masa depan Tanah Bumbu khususnya Sungai Loban tergantung pada kualitas generasi penerusnya.*(BNews)

Popular1

Popular2

Popular3

Popular4

Popular5